Kembali ke Komoditas
🌽

Corn / MaizeZea mays

Jagung

🌏 EXPORT READY

Jagung pipil kering dan basah untuk kebutuhan pakan ternak, industri pangan, dan ekspor. Kami bermitra langsung dengan petani jagung di Jawa Tengah untuk memastikan pasokan stabil dan berkualitas.

Tentang Jagung

Jagung (Zea mays) adalah komoditas pangan-pakan strategis Indonesia, kedua setelah padi dalam alokasi lahan. Sekitar 50–60% jagung domestik diserap industri pakan ternak (ayam, sapi, ikan), sisanya untuk konsumsi pangan langsung, tepung maizena, dan emerging market biofuel. Indonesia berpotensi swasembada jagung dengan ekspansi lahan dan adopsi varietas hibrida tinggi rendemen. Kami fokus pada sourcing jagung pipil kering kualitas pakan dan food grade dari petani mitra Jawa Tengah.

Corn (Zea mays) is one of Indonesia's strategic food-feed commodities, second only to rice in land allocation. About 50–60% of domestic corn is absorbed by the animal feed industry (poultry, cattle, fish), with the rest going to direct food consumption, maize flour, and emerging biofuel markets. Indonesia has self-sufficiency potential through land expansion and high-yield hybrid adoption. We focus on sourcing dried kernel corn — both feed and food grade — from partner farmers in Central Java.

Varietas & Format Tersedia

Jagung Pipil Kering (≤14%)

Format standar industri pakan & pangan. Storage-stable, mudah ditransportasi, dan jadi acuan harga.

Jagung Basah (Tongkol Segar)

Hasil panen langsung. Untuk pabrik pakan dengan pengeringan in-house atau pasar pangan lokal segar.

Jagung Pakan

Standar pakan ternak — toleransi defect lebih longgar dari food grade, harga lebih ekonomis.

Jagung Food Grade

Kontrol aflatoksin & FFM ketat untuk industri pangan dan ekspor. Premium price.

Manfaat & Penggunaan

  • Bahan utama pakan ternak (50–60% kebutuhan industri)
  • Tepung maizena & corn starch untuk industri pangan
  • Bahan baku gula jagung (high-fructose corn syrup)
  • Sweet corn & corn oil
  • Bioenergi (bioetanol) — pasar emerging

Cara Budidaya & Pengolahan

Jagung adalah tanaman C4 yang efisien fotosintesis di iklim panas. Tumbuh optimal di dataran rendah-menengah dengan curah hujan 500–800 mm/musim. Periode tanam 90–120 hari untuk varietas hibrida. Panen di kadar air 18–25% lalu dikeringkan ke ≤14% untuk penyimpanan. Kontrol aflatoksin (<20 ppb untuk food grade) krusial — biji yang lembab atau menjamur tidak boleh masuk supply chain pangan/pakan ekspor.

Spesifikasi · Specifications

≤14%
Moisture Content
Jagung kering pipil
<20 ppb
Aflatoxin
Food grade standard
>98%
Purity
Sorted & cleaned
200+ ton/bln
Capacity
Sourcing capacity

Target Pasar · Target Markets

  • 🏠Pabrik pakan ternak
  • 🌏Industri tepung maizena
  • 🏭Ekspor Asia Tenggara

Prospek Pasar & Outlook

Permintaan pakan ternak Indonesia tumbuh 5–7% per tahun mengikuti konsumsi protein hewani. Pemerintah mendorong swasembada jagung dengan target produksi 16+ juta ton. Peluang ekspor terbuka ke negara ASEAN tetangga ketika produksi domestik surplus. Risiko utama: volatilitas harga global (CBOT) dan persaingan dengan jagung impor murah dari Argentina/Brazil pada tahun produksi rendah.

Butuh Informasi Lebih Detail?

Tim kami siap menyediakan spesifikasi teknis lengkap, sample, certificate of analysis, dan penawaran harga sesuai kebutuhan Anda.